Sunday, November 22, 2009
Jadi Jawara PSM Tingkat Nasional, Unpad Berpeluang ke Cina
Erna Mardiana - detikBandung
Bandung - Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung meraih juara pertama dalam Lomba Paduan Suara Mahasiswa (PSM) antar Perguruan Tinggi Tingkat Nasional Tahun 2009. Dikti merekomendasikan Unpad ikut kompetisi paduan suara dunia yang diadakan di Cina tahun depan.
Selain itu, Unpad juga berhasil meraih tiga penghargaan sebagai peserta lomba dengan kelompok vokal sopran, alto, dan bass terbaik.
Unpad mengungguli Universitas Indonesia (UI) yang tampil sebagai juara kedua dan Insititut Pertanian Bogor (IPB) sebagai juara ketiga.
Lomba Paduan Suara Mahasiswa antar PT tingkat nasional Tahun 2009 ini dilaksanakan dari tanggal 19 – 21 November 2009 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB).
Paduan Suara Mahasiswa Nasional (source: www.dikti.go.id)
Bertempat di Aula Barat ITB, Jalan Ganesha 10 Bandung, Lomba Paduan Suara Mahasiswa Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti Depdiknas bekerjasama dengan ITB dan UNPAR dibuka secara resmi oleh Dirjen Dikti, bapak Fasli Jalal (19-21/11).
Saturday, November 21, 2009
Unpad Juara Nasional Lomba Paduan Suara Mahasiswa
(Bandung, 21 November 2009) Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung meraih juara pertama dalam Lomba Paduan Suara Mahasiswa Antar-Perguruan Tinggi Tingkat Nasional Tahun 2009. Selain itu, Unpad juga berhasil meraih tiga penghargaan sebagai peserta lomba dengan kelompok vokal sopran, alto dan bass terbaik. Unpad mengungguli Universitas Indonesia yang tampil sebagai juara kedua dan Insititut Pertanian Bogor sebagai juara ketiga.
Lomba Paduan Suara Mahasiswa Antar-Perguruan Tinggi Tingkat Nasional Tahun 2009 dilaksanakan dari tanggal 19 – 21 November 2009 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung. Acara ini terselenggara atas kerjasama Direktorat Kelembagaan - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Departemen Pendidikan Nasional RI, Universitas Katolik Parahyangan dan Institut Teknologi Bandung.
Direktur Jenderal Dikti Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D membuka acara secara resmi dan menekankan pentingnya apresiasi seni dan budaya nasional. Sebanyak 59 paduan suara mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia (daftar terlampir) mendaftarkan diri dalam lomba yang terakhir kali diselenggarakan pada tahun 1998 ini. Mereka mengirimkan rekaman suara dalam bentuk CD atau DVD untuk diseleksi dalam babak penyisihan. Sejumlah 20 paduan suara mahasiswa (daftar terlampir) tampil dalam babak semifinal. Para pemenang mendapat sejumlah dana pembinaan. Dikti pun akan merekomendasikan juara pertama dan kedua untuk mengikuti kompetisi paduan suara dunia yang diadakan di Cina tahun depan. Bila lolos seleksi, Dikti akan membiayai keikutsertaan paduan suara mahasiswa tersebut.
Merajut Nasionalisme di Lomba Nasional Paduan Suara Mahasiswa
(Bandung, 21 November 2009) Sebanyak 80 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia membawakan sejumlah lagu nasional Indonesia dalam Lomba Paduan Suara Mahasiswa Antar-Perguruan Tinggi Tingkat Nasional Tahun 2009 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung tanggal 21 November 2009. Mereka adalah perwakilan paduan suara mahasiswa yang tampil sebagai semifinalis dalam lomba yang terselenggara atas kerjasama Direktorat Kelembagaan - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Departemen Pendidikan Nasional RI, Universitas Katolik Parahyangan dan Institut Teknologi Bandung.Paduan suara gabungan tersebut membawakan lagu “Merah Putih” karya Gombloh, “Satu Nusa Satu Bangsa” karya L. Manik, dan “Maju Indonesia (Semangat Majapahit – Sriwijaya) karya Cornel Simanjuntak. Bonar Sihombing, Richard Awuy, dan A.G. Sudibyo selaku juri lomba melatih mereka secara dadakan selama dua hari. Juri lomba A.G. Sudibyo bahkan menyebut penampilan itu sebagai paduan suara mahasiswa Indonesia.
Babak semifinal diikuti 20 paduan suara mahasiswa yang berasal dari berbagai kota seperti Medan, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Ambon, dan Palu. Paduan suara mahasiswa dari Universitas Padjajaran tampil sebagai juara pertama. Sedangkan, Universitas Indonesia meraih juara kedua dan Institut Pertanian Bogor sebagai juara ketiga.
Daftar Peserta yang Lolos ke Babak Final
2 Universitas Indonesia Jakarta
3 ABFII Perbanas Jakarta
4 Universitas Kristen Indonesia Jakarta
5 Universitas Tarumanegara Jakarta
6 Institut Pertanian Bogor
7 Universitas Padjajaran Bandung
8 Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
9 Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta
10 Universitas Sebelas Maret Solo
11 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
12 Universitas Pattimura Ambon
Wednesday, November 11, 2009
Daftar Semifinalis

Universitas Negeri Medan
Universitas Indonesia Jakarta
ABFII Perbanas Jakarta
Universitas Gunadarma Jakarta
Universitas Kristen Indonesia Jakarta
Universitas Tarumanegara Jakarta
Institut Pertanian Bogor
Politeknik Bandung
Universitas Padjajaran Bandung
Universitas Katolik Atmajaya Yogyakarta
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta
Universitas Sebelas Maret Solo
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Universitas Airlangga Surabaya
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur Surabaya
Universitas Brawijaya Malang
Universitas Muhammadiyah Malang
Universitas Tadulako Palu
Universitas Pattimura Ambon
Monday, November 9, 2009
Pedoman Lomba
Pedoman Lomba
Berkaitan dengan pelaksanaan Lomba Paduan Suara Mahasiswa Antar-Perguruan Tinggi Tingkat Nasional Tahun 2009, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan:
Peserta
1. Seluruh peserta dan dirigen harus berstatus sebagai mahasiswa aktif dari Perguruan Tinggi yang bersangkutan,
2. Jumlah peserta (penyanyi) minimal 30 dan maksimal 40 orang, sudah termasuk pemusik dan dirigen, dan
3. Komposisi 4 suara (sopran, alto, tenor, bas).
Lagu yang Diperlombakan
- Tiap Peserta mengirimkan rekaman suara dalam format CD/DVD 1 lagu daerah yang berasal dari wilayah Indonesia, dapat menggunakan alat musik akustik/musik tradisional, non elektrik atau dibawakan secara a capella.
- Untuk babak semi final, peserta membawakan dua buah lagu; 1 lagu daerah yang direkam di CD/DVD dan 1 lagu wajib yang ditetapkan panitia.
- Untuk babak final peserta membawakan 3 buah lagu, yang terdiri dari: 1 lagu daerah yang direkam di CD/DVD, satu lagu wajib yang dibawakan pada saat semi final dan satu lagu pilihan terikat yang telah ditetapkan panitia.
- Lagu wajib dan pilihan terikat akan diberitahukan kepada peserta yang lolos ke babak semi final.
- Aransemen lagu daerah dengan rekomendasi dari pengubah (arranger).
- Untuk lagu daerah, peserta dapat menggunakan alat musik akustik/musik tradisional, non-elektrik atau dibawakan secara a capella.
- Untuk lagu wajib dibawakan secara a capella.
- Peserta dapat mengenakan pakaian daerah.
- Panitia menyediakan hanya alat musik piano akustik.
Sistem Seleksi di Babak Penyisihan
1. Sistem seleksi berdasarkan CD/DVD rekaman suara yang dikirimkan oleh Perguruan Tinggi.
2. Rekaman suara dalam format CD/DVD harus asli paduan suara, tidak merupakan hasil mixing studio (tidak menggunakan bantuan teknologi audio)
3. Profil Kelompok Paduan Suara 1-5 (satu sampai lima) tahun terakhir
Penilaian Semi Finalis dan Finalis
Dalam Lomba Paduan Suara Mahasiswa ini, penilaian meliputi 3 (tiga), yakni:
1. Teknik
2. Penampilan
3. Interpretasi
Hadiah untuk Pemenang
Pemenang dalam Lomba Paduan Suaran Mahasiswa tingkat nasional.
- Juara I 20 Juta beserta Medali dan Piagam
- Juara II 15 Juta beserta Medali dan Piagam
- Juara III 7,5 Juta beserta Medali dan Piagam
- Juara I-II akan direkomendasi untuk mengikuti International Competition (Olympic Choir) yang akan dibiayai oleh DIKTI. Kategori Festival yang akan diikuti oleh pemenang ditentukan oleh DIKTI berdasarkan penilaian Tim Juri.
Tim Juri
Tim Juri untuk seleksi di babak penyisihan:
1. Bonar Sihombing
2. AG. Sudibyo
3. Singgih Sanjaya 6
Bantuan yang Diberikan
Panitia akan menyediakan bantuan akomodasi (penginapan) dan transportasi lokal bagi para peserta yang berasal dari luar Bandung. Transportasi dari tempat asal ke Bandung ditanggung oleh peserta masing-masing.

